Sabtu, 15 Oktober 2016

BIOINFORMATIKA



      Bioinformatika, sesuai dengan asal katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu komputer, matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran, dimana kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya.
      Istilah bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika (seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologis) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an.
      Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasarkan artificial intelligence. Mereka berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa diuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA. Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia biologi dan kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah program software dan didukung oleh kesediaan internet
      Perkembangan teknologi DNA rekombinan memainkan peranan penting dalam lahirnya bioinformatika. Teknologi DNA rekombinan memunculkan suatu pengetahuan baru dalam rekayasa genetika organisme yang dikenala bioteknologi. Perkembangan bioteknologi dari bioteknologi tradisional ke bioteknologi modren salah satunya ditandainya dengan kemampuan manusia dalam melakukan analisis DNA organisme, sekuensing DNA dan manipulasi DNA.
      Sekuensing DNA satu organisme, misalnya suatu virus memiliki kurang lebih 5.000 nukleotida atau molekul DNA atau sekitar 11 gen, yang telah berhasil dibaca secara menyeluruh pada tahun 1977. Kemudia Sekuen seluruh DNA manusia terdiri dari 3 milyar nukleotida yang menyusun 100.000 gen dapat dipetakan dalam waktu 3 tahun, walaupun semua ini belum terlalu lengkap. Saat ini terdapat milyaran data nukleotida yang tersimpan dalam database DNA, GenBank di AS yang didirikan tahun 1982. Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.
      Bioinformatika ialah ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasi untuk mengelola dan menganalisis informasi hayati. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematikastatistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologi, terutama yang terkait dengan penggunaan sekuens DNAdan asam amino. Contoh topik utama bidang ini meliputi pangkalan data untuk mengelola informasi hayati, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan struktur protein atau pun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.
      Bioinformatika pertama kali dikemukakan pada pertengahan 1980an untuk mengacu kepada penerapan ilmu komputer dalam bidang biologi. Meskipun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika seperti pembuatan pangkalan data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologi telah dilakukan sejak tahun 1960an.
      Membicarakan bioinformatika, tak dapat lepas dari proses lahirnya bidang tersebut. Sebagaimana diketahui, bioteknologi dan teknologi informasi merupakan dua di antara berbagai teknologi penting yang mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Bioteknologi berakar dari bidang biologi, sedangkan perkembangan teknologi informasi tak dapat dilepaskan dari matematika. Umumnya biologi dan matematika dianggap sebagai dua bidang yang sangat berbeda, dan sulit untuk dipadukan. Tetapi perkembangan ilmu pengetahuan terkini justru menunjukkan sebaliknya. Perpaduan antara biologi dan matematika, menghasilkan embrio suatu cabang pengetahuan baru yang memiliki masa depan yang menjanjikan di abad 21 ini. Embrio itulah yang bernama bioinformatika. Bioinformatika merupakan perpaduan harmonis antara teknologi informasi dan bioteknologi, yang dilatarbelakangi oleh ledakan data (data explosion) observasi biologi sebagai hasil yang dicapai dari kemajuan bioteknologi. Contohnya adalah pertumbuhan pesat database DNA pada GenBank. Genbank adalah database utama dalam biologi molekuler, yang dikelola oleh NCBI (National Center for Biotechnology Information) di AS.
      Kemajuan teknik biologi molekuler dalam mengungkap sekuens biologi protein (sejak awal 1950an) dan asam nukleat (sejak 1960an) mengawali perkembangan pangkalan data dan teknik analisis sekuens biologi. Pangkalan data sekuens protein mulai dikembangkan pada tahun 1960an di Amerika Serikat, sementara pangkalan data sekuens DNA dikembangkan pada akhir 1970an di Amerika Serikat dan Jerman pada Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (European Molecular Biology Laboratory).
      Penemuan teknik sekuensing DNA yang lebih cepat pada pertengahan 1970an menjadi landasan terjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang dapat diungkapkan pada 1980an dan 1990an. Hal ini menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, yang meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika.


      Perkembangan jaringan internet juga mendukung berkembangnya bioinformatika. Pangkalan data bioinformatika yang terhubungkan melalui internet memudahkan ilmuwan dalam mengumpulkan hasil sekuensing ke dalam pangkalan data tersebut serta memperoleh sekuens biologi sebagai bahan analisis. Selain itu, penyebaranprogram-program aplikasi bioinformatika melalui internet memudahkan ilmuwan dalam mengakses program-program tersebut dan kemudian memudahkan pengembangannya.



Jumat, 14 Oktober 2016

E-Commerse Dan E-business

1.E - Commerse




Pengertian E - Commerse

Electronic Commerce atau dalam bahasa Indonesia adalah perniagaan elektronik adalah sebuah bagian dari bisnis yang dilakukan dengan cara elektronik yang dilakukan oleh pelaku dalam bisnis. Jika ditanya apa pengertian e-commerce secara sederhana adalah semua bentuk transaksi berniaga atau berdagang entah itu barang ataupun jasa yang menggunakan media pengantara yaitu elektronik.

Untuk media elektronik yang digunakan dalam hal ini adalah media internet. Hal ini karena penggunaan media internet adalah pengguna yang paling banyak digunakan dan juga perkembangan yang semakin hari semakin pesat sehingga lebih ada banyak kemungkinan banyak bisnis yang menggunakan e-commerce. 

Penggunaan media internet dipilih dalam bisnis e-commerce karena adanya sifatnya yang praktis dan efektif diantaranya adalah :

  • Internet memiliki jaringan publik yang artinya memiliki harga murah, tapi sangat cepat dan juga mudah dalam mengaksesnya
  • Dengan menggunakan media internet untuk e-commerce sebenarnya memudahkan Anda dalam melakukan proses mengirim dan menerima sebuah informasi. Sehingga ini akan dirasa lebih mudah dan lebih praktis

Dengan keuntungannya tersebut dalam usaha bisnis e-commerce saat melakukan kegiatannya hanya membutuhkan jaringan internet sehingga media internet menjadi pilihan terbaik untuk bisnis ini. Secara umum pengertian e-commerce adalah sebuah aktivitas dalam bisnis yang mengubungkan konsumen, manufaktur,provider dan juga pedagang dengan memanfaatkan jaringan dari media internet


Tipe Aplikasi E-Commerce

Jika diklasifikasikan lebih rinci, e- commerce bisa dibangi menjadi beberapa tipe berdasarkan system aplikasinya. Diantaranya adalah :
  • Sistem Electronik Market atau EMs
Sistem ini adalah sebuah aplikasi yang memanfaatkan teknologi dari informasi dan komunikasi untuk melakukan kegiatan penawaran dalam pasar tertentu sehingga pembeli dapat dengan mudah membandingkan dengan beberapa jenis harga. Yang artinya adalah Electrinik Market ini adalah sebuah system yang memberikan informasi dari kelompok tertentu yang memberikan fasilitas bagi penjual dan pembeli untuk melakukan pertukaran informasi mengenai harga produk tertentu. 

Keuntungan yang didapatkan oleh pembeli  adalah lebih terasa nyata dan lebih efesien dalam penggunaan waktu. Sedangkan bagi penjual adalah dapat memberikan informasi produk yang dijual dengan lebih mudah, cepat dan dapat menarik banyak pelanggan.
  • Sistem Electronik Data Interchange atau EDI

Sistem ini adalah sarana untuk membuat lebih efesien dalam hal melakukan perturan data yang dilakukan dengan cara transaksi yang berulang dalam ukuran yang besar antara kelompok komesial.

Secara sederhana, EDI adalah system yang melakukan transfer data dengan cara yang lebih terinci dengan format yang lebih standart atau sederhana yang dilakukan oleh aplikasi system kompyer dengan media lain menggunakan media elektronik. EDI biasanya adalah siistem yang banyak digunakan ileh pembisnis retail yang dilakukan kepada para Supplier.
Yang perlu diketahui juga biasanya EDI memiliki sebuah kode dalam proses transaksinya sehingga kelompok tersebut bisa melakukan komunikasi dengan baik secara langsung tanpa memerlukan adanya faktur dan hardcopy. Selain itu, ini akan lebih memudahkan karena prosesnya akan menghindari adalanya penundaan dan kesalahan yang tak disengaja.

  • Internet Commerce
Sistem ini adalah bisnis yang menggunakan internet sebagai bagian dalam melakukan informasi dan melakukan komunikasi dalam system perdagangan. Biasanya system ini banyak dilakukan dan digunakan untuk aktivitas komersial seperti layanan iklan untuk menjual produk dan jasa. Transaksi jual beli bisa dilakukan dari jarak jauh dan biasanya akan dikirmkan melalui media jasa pengirim barang setelah melakukan pentrasferan uang.
Untuk jenis ini biasanya Internet yang berperan sebagai media dalam penjualan akan membuat keuntungan yang lebih besar karena internet memiliki harga yang murah dibandingkan dengan menjual barang di toko yang memerlukan biaya yang cukup lebih mahal.
Seperti yang didipaparkan diatas adalah pengertian e-commerce dan beberapa apllikasi pendukung yang biasa digunakan dalam bisnis ini sehingga membantu Anda dalam menjalankan bisnis perdagangan dengan lebih modern.

2. E - Business




Pengertian E-Business
e-business merupakan salah satu bagian dari perkembangan teknologi internet dan juga teknologi jaringan kompute. Mungkin sebutan e-business masih tidak sepopuler istilah e-commerce. Namun demikian, ternyata, e-business, secara disadari oleh tidak, memiliki peranan yang penting bagi seluruh proses transaksi jual beli yang ada di dalam sebuah layanan e-commerce.
Hal ini disebabkan karena layanan e-business ini merupakan sebuah layanan bisnis, yang berarti memiliki cakupan wilayah yang sangat luas, tidak hanya penjualan, namun juga termasuk di dalamnya proses produksi, proses marketing dan pemasaran, jaminan after sales, hingga pengembangan suatu produk.
Pengembangan ini dapat dipasarkan melalui situs website perusahaan, dan disinilah fungsi website bagi perusahaan yang selain menjadi sarana informasi dan pemasaran global dapat dijadikan suatu gagasan untuk mengembangkan produk dan feature lainnya dari perusahaan untuk mendapatkan kolega, bukan hanya dari pasaran nasional bahkan internasional.
Secara garis besar, e-business merupakan sebuah bentuk bisnis yang dikembangkan dan juga ditempatkan pada sebuah sistem elektronik (yang dalam hal ini merupakan jaringan komputer dan jaringan internet). Seorang pebisnis yang bermain di bidang e-business akan concern dengan pengembangan bisnisnya melalui sistem jaringan komputer dan jaringan internet. Biasanya, sistem e-business ini mencakup all in one, dimana seluruh proses transaksi, marketing, dan lain-lain menjadi satu.
Ciri – Ciri dari E-Business
Ada beberapa ciri – ciri dari e-business yang bisa kita simpulkan. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri dari e-business :
  1. E-business memiliki cakupan program yang lebih luas, tidak hanya tefokus pada proses transaksi jual beli saja.
  2. E-business biasanya memiliki sebuah kantor pusat ataupun kantor perwakilan untuk memanage seluruh bisnis elektronik yang dikembangkan.
  3. E-business memiliki banyak sekali fitur yang sangat lengkap, mulai dari tim pemasaran, tim IT dan maintenance, dan sebagainya.
  4. E-business dapat dilihat atau dipandang sebagai keseluruhan bagian dari sebuah situs yang menawarkan fasilitas e-commerce.
Beberapa Contoh dari E-Bussiness
Pada dasarnya, contoh  pada e-commerce diatas bisa dimasukkan ke dalam e-business, karena memiliki struktur tersendiri. Ketika kita melihat keseluruhan sistem dari situs e-commerce tersebut, maka keseluruhan elemen dari situs e-commerce bisa kita masukkan ke dalam bagian e-business.
Perbedaan Antara E-Bussiness dan E-Commerce
Pada dasarnya, e-commerce dan juga e-business bisa kita bedakan dengan sangat mudah. Hampir semua e-commerce adalah bagian dari e-business, jadi tidak salah apabila kita menyebutkan banyak toko – toko online sebagai bentuk dari e-commerce ataupun e-business. Namun demikian, tetap ada sebuah perbedaan antara kedua layanan yang berada di dalam jaringna internet ini, yaitu :

  • E-business mencakup area yang sangat luas, mulai dari pembangunan modal, sumber daya manusia, sumber daya teknologi, proses marketing dan pemasaran, manajemen perkantoran, proses audit, dan segala macam elemen lainnya. Sedangkan, e-commerce hanya berfokus pada proses jual beli atau pemindahtanganan yang dilakukan melalui proses transaksi secara elektronik di sebuah situs.

  • E-commerce merupakan bagian kecil dari sebuah e-business. Ibaratnya, apabila kita ibaratkan sebagai tubuh manusia, e-business adalah seluruh tubuh manusia, sedangkan e-commerce hanyalah bagian tangan kiri atau tangan kanan manusia saja.

  • E-commerce hanya membutuhkan spesifikasi dan jga kemampuan analisa dari segi penjualan dan transaksi saja. Sedangkan e-business membutuhkan pertimbanan matang dari berbagai aspek, mulai dari aspek pemasaran, produksi, dan sebagainya.